Digitalisasi adalah cara sinema terlahir kembali. Projek ini merupakan upaya untuk menuliskan kembali sejarah film Indonesia dengan cara melihat, membedah, kemudian membaca apa yang termarjinalkan dalam sejarah.

Kumpulan artikel tentang film Indonesia yang diluncurkan 20 tahun setelah Reformasi. Seperti apa kecenderungan estetika film Indonesia sekarang? Narasi semacam apa yang ditawarkan?

Berisi esai kuratorial, catatan perjalanan saya saat menjadi pembicara di seminar maupun konferensi; serta link youtube/ podcast diskusi tentang seni dan sinema.

Penelitian yang telah diterbitkan di jurnal ilmiah. Artikel yang dimuat di media lain seperti situs Nang, Cemeti, Goethe-Intitut, Mediasastra, dan Jurnal Footage.

Umi Lestari is a writer, researcher, and teacher. She focuses on the history, the aesthetics, and the politics of Indonesian cinema and its interdisciplinary aspects. BesidesĀ given talksĀ as an invited speaker at film festivals and academic forums, Umi has written articles for several online magazines such as Nang and Jurnal Footage.

Umi Lestari c. 2018 - 2021

Tangerang, Indonesia