Citra: Melodrama Kegagalan Pemuda 

Sebagai penanda penting dalam sinema Indonesia, keberadaan Citra (Usmar Ismail, 1949) bagaikan hantu tanpa wajah. Judul film i

Penyangkalan Tak Ada Ujung: Usmar Ismail dan Harta Karun

Usmar Ismail, seorang Pisces yang hampir memiliki traits Aries, ini menyatakan bahwa ia tidak memiliki kuasa sama sekali ketik

Humba Dreams: D.A. Peransi dan Sinema Rumahan

Humba Dreams (2019) karya Riri Riza memperkenalkan D.A. Peransi sebagai teoritisi film Indonesia. Film ini berlatar Sumba.

Sinema Klasik Indonesia: Bachtiar Effendi dan Meratjun Sukma (1953)

Bachtiar Effendi dikenal sebagai jurnalis, sutradara, aktor, aktivisi. Ia membuat Meratjun Sukma pada tahun 1953 diproduseri P

On Film Restoration and Shiraz: a Romance of India

ike when I saw Shiraz: a Romance of India (1928), I was amazed by choreography on war and how the film team was able to arrang

The Plastic House From Allison Chhorn

If you are looking for film reference with minimal film crew or a film about solitude and farming, The Plastic House can be th

Whose Gaze: On a Clear Day You Can See the Revolution From Here

On a Clear Day You Can See the Revolution From Here (2020) tries to represent the acceleration in the cities of Kazakhstan.

Purple Sea: A Story from the Mediterranean Sea

Durasinya hanya 67 menit. Terkadang kamera menangkap langit tanpa horizon, tetapi ia lebih banyak berada di dalam air. Tidak a

On Collaborative Practice: Of Land and Bread and akumassa

Of Land and Bread (2019) merupakan karya dari sutradara kelahiran Suriah, Ehab Tarabieh. Pujian tersemat untuk footage film ya

Festival Film Online: Ucifest, Visions du Reel, We Are One

Festival Film Online yang berlangsung selama bulan Maret hingga Juni 2020. Saya menonton film di Ucifest, Visions du Reel, dan

Perempuan Tanah Jahanam: Teror di Balik Keindahan

Tak ada kata yang bisa mewakili kekaguman saya pada adegan pembuka dalam Perempuan Tanah Jahanam. Ping pong percakapan hadir l

Estetika Film Indonesia: Belajar Dari yang Klasik

Estetika Film Indonesia: The Teng Chun Pada tahun 2016 lalu, saya berkesempatan untuk melihat film dari masa kolonial di Sinem

Lisabona Rahman – What They Don’t Talk About When They Talk About Film Restoration

Sedari Ashar, mendung menggelayut di kawasan Sleman. Hujan kadang turun deras, kemudian gerimis tipis-tipis menjelang pukul li

Sinema Refleksif: Pengantar Film Eksperimental dari Asia Tenggara

Pada perhelatan UMN Animation and Film Festival (Ucifest) 2020 kali ini, saya berkesempatan untuk menunjukkan tiga film eksper

Ambisi Gundala

Boredom menggelayut selama dua jam. Masa lalu superhero yang super tragis. Mendayu-dayu latar musik. Perkelahian melempem di a

Sinema Klasik Indonesia: Pulang karya Basuki Effendy

Setiap melihat filem klasik Indonesia yang dibuat pada tahun 1950-an, saya selalu bertanya: Bagaimana para pekerja kreatif mem

Dua Garis Biru: Akselerasi Kedewasaan

Sange gak kenal kelas sosial! Ketika ketertarikan jasmaniah dan jiwani ini terlembagakan ke dalam pernikahan, ceritanya menjad

Inter Asia Cultural Studies Society Conference 2019 di Kota Dumaguete

Kereta pre-loved. Mobil beriringan menunggu giliran saat jam sibuk. Lebar jalanan yang hanya dua lajur. Kota-kota pinggiran Ma

Catatan dari 13th Asian Cinema Studies Society Conference

“Di era globalisasi, para pembuat film makin jeli untuk mengindikasikan masalah dan isu-isu yang lebih global,” begitulah

Tentang Psikoanalisis dan Jacques Lacan

Tulisan sederhana ini ditulis pada 6 Agustus 2014. Saat itu saya sedang berusaha mengingat secara mudah konsep-konsep Psikoana

Film Aladin dan Perasaan Janggal yang Menyertainya

Dari Komedie Stamboel hingga Sisworo Gautama Putra, lalu ke cerita Luna Maya. Ada apa dengan Aladin dan Seribu Satu Malam?

#MalamJumat the Movie: Moralis tapi Asyik

Saya selalu mengutarakan bahwa film slasher / horror/ thriller is not my cup of tea. #MalamJumat the Movie dari Hadrah Daeng R

27 Steps of May dari Ravi Bharwani dan Rayya Makarim

Mengapa laki-laki bertato dan cincin tengkorak masih menghantui, seolah Ravi Bharwani dan Rayya Makarim tidak bisa bergerak me

Garin Nugroho: Kucumbu Tubuh Indahku

Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat,

Ave Maryam di Mata Kami

Puitika Desain dalam Ave Maryam karya Ertanto Robby. Bagi untuk penonton yang telah terbiasa dengan estetika instagram dan fot

Mantan Manten: Pro Pangling-Pangling Club dan Kembalinya Tradisi Jawa

Manten Manten (2019, Farisha Latjuba) memberikan tawaran bahwa cinta tidak harus memiliki. Perempuan juga bisa memilih untuk t

Between Huyung and Nawi Ismail: Montage

Imagine you are a detective. You are looking for evidence of a case with minimal information. Suddenly you find simple but sig

Antara Huyung dan Nawi Ismail: Montase

Antara Huyung dan Nawi: jangan main-main Anda sama yang khatam montase! Ditambah dengan komedi khas Indonesia, bisa ngakak And

Benyamin Sueb dalam Enam Film Nawi Ismail yang Wajib Kamu Tonton!

Ngobrolin Benyamin itu kagak pernah ada habisnya! Ada saja hal-hal dari karyanya yang masih kontekstual hingga sekarang, Mau m

Politik Bahasa ‘Kita’ dan Betty Bencong Slebor

Beberapa bulan yang lalu, seorang teman melaporkan situasi yang menurutnya menarik. Teman saya mengikuti diskusi seni rupa di

Foxtrot Six: Militer vs Militer Menguak Krisis Pangan

Indonesia di masa depan dilanda krisis pangan. Perubahan iklim dan pemimpin yang korup, membuat rakyat harus bertahan berebut

PSP Gaya Mahasiswa: Komedi Milik Laki-laki

PSP Gaya Mahasiswa menyajikan komika Indonesia yang memerankan anggota Pancaran Sinar Petromak, grup yang lahir sewaktu Orde B

Terlalu Tampan: Terlalu Berhati-hati, Minim Spontanitas

Terlalu Tampan mengandaikan perjalanan individu menjadi subjek. Ini adalah debut Sabrina Rochelle Kalangie, diproduksi Visinem

Orang Kaya Baru: Saat Bapak Jadi Momok

Tulisan ini menyandingkan tiga karya Ody C yang menekankan pada pentingnya menjadi keluarga. Film-film itu diantaranya Kapan K

Sumba From Java: Notes on Garin Nugroho, Ifa Isfansyah, and Mouly Surya Films

At a glance, Garin Nugroho, Ifa Isfansyah, and Mouly Surya depict Sumba as lacking – there is no certainty regarding to the

No Comedy in Milly & Mamet the Movie

Milly & Mamet offers Instagram feeds. The way Ernest Prakasa, the director, chose the properties and its color, all black in t

Sumba di Mata Sutradara (dari) Jawa

Setidaknya ada tiga film mengenai Sumba karya sutradara dari Jawa. Seperti apa Sumba diimajinasikan? Fantasi semacam apa yang

Tidak Ada Komedi dalam Milly & Mamet

Instagram feed terlintas setelah melihat keseluruhan rupa Milly & Mamet (2018). Pilihan properti, warna rumah, ruanga

Happy Holiday, Fellas!

“Can’t bring back time. Like holding water in your hand.”  ― James Joyce, Ulysses Jadi ceritanya, bulan Novembe

Suzzanna: Ketika Horor jadi Komedi

Suzzanna Bernapas dalam Kubur berusaha mendekati tahun 1989 sebagai latar waktu cerita. Ada banyak hal yang hendak disampaikan

Hanum dan Ahok: Air Mata Pembawa Pesan

“I make myself cry, in order to prove to myself that my grief is not an illusion: tears are signs, not expressions. By my te

Membaca Gambar Ratu Ilmu Hitam

Film sebagai penyokong mitos yang tersebar di masyarakat memang benar adanya. Ketika aku berhadapan dengan Ratu Ilmu Hitam, al

Membaca Gambar Sundel Bolong

Bagaimana cara membedah teks film hanya berdasarkan gambar? Mencoba untuk fokus pada teksnya semata dan mencari jalinan gambar

Asih: Permulaan Kuntilanak dalam Semesta Danur

Film horor Indonesia masih mengangkat mengenai sosok hantu perempuan. Bedanya, dalam film ini Asih yang menjadi kuntilanak, ti

Wiro Sableng 212 : Silat Dibalut Kisah Superhero

Upaya untuk menghadirkan superhero yang awam dikenal di Indonesia dengan selera pasar (Hollywood) tampak menjadi proyek yang s

Fantasi Percintaan dan Mysterious Man sebagai Peretas Realitas dalam Lost Highway

Yogyakarta, Oktober 2015 Harus saya akui bahwa Lost Highway (David Lynch, 1997) merupakan salah satu film yang susah

Tatapan (gaze) dan Komedi dalam Film Nawi Ismail

Pada 23 September yang lalu, saya membagi hasil penelitian mengenai film Nawi Ismail. Acara berlangsung di Rumah Lifepatch. Sa

Tubuh Ketiga (Wawancara dengan Yudi Ahmad Tajudin)

Wawancara dengan Yudi Ahmad Tajudin, Direktur Teater Garasi,  telah dipublikasikan di MediaSastra.com pada 27 Maret 2011. S